prasetya wardana

Wednesday, 6 June 2012 04:42:58 GMT

mesin pembakaran dalam : Diesel

Mesin Pembakaran Dalam : Mesin Diesel Mesin adalah alat mekanik atau elektrik yang mengirim atau mengubah energi untuk melakukan atau membantu pelaksanaan tugas manusia. Mesin sendiri digolongkan menjadi dua, yaitu mesin pembakaran dalam dan mesin pembakaran luar. Mesin pembakaran luar adalah mesin yang bekerja dimana letak pembakarannya terletak di dinding bagian luar . Dan membakar sebuah tabung berisikan air dan memanaskannya / merubah menjadi uap, dan dikoneksikan pada sebuah tuaspengangkat, lalu merubahnya menjadi tenaga mekanik atau tenaga gerak. Contohnya adalah mesin uap, seperti kereta api dan kapal uap. "Motor pembakaran dalam adalah sebuah mesin yang sumber tenaganya berasal dari pengembangan gas - gas panas yang mempunyai tekanan tinggi hasil dari campuran bahan bakar dan udara yang telah terbakar, yang berlangsung di dalam ruang tertutup dalam mesin, yang disebut ruang bakar (combustion chamber)." Motor pembakaran dalam sendiri biasanya merujuk kepada mesin yang pembakarannya dilakukan secara berselang-seling. Yang termasuk dalam mesin pembakaran dalam adalah mesin bensin, mesin diesel.Keuntungan dari mesin pembakaran dalam dibandingkan dengan mesin pembakaran luar adalah kontruksinya lebih sederhana, tidak memerlukan fluida kerja yang banyak dan efesiensi totalnya lebih tinggi. Sedangkan mesin pembakaran luar keuntungannya adalah bahan bakar yang digunakan lebih beragam, mulai dari bahan bakar padat sampai bahan bakar gas, sehingga mesin pembakaran luar banyak dipakai untuk keluaran daya yang besar dengan bahan bakar murah. Namun yang akan dibahas pada kali ini adalah motor pembakaran dalam dalam aplikasinya mesin diesel. Di mesin diesel terdapat tiga sistem penyaluran bahan bakar dari tangki bahan bakar sampai masuk kedalam silinder. Sistem tersebut adalah 1. sistem pompa pribadi 2. sistem distribusi, dan 3. sistem akumulator. Dari ketiganya (sistem penyaluran bahan bakar) terdapat komponen yang sama-sama digunakan yaitu tangki, saringan bahan bakar dan pompa. Saringan sangatlah besar perananannya padamesin karena mencegah agar kotoran yang terbawa bersama bahan bakar tidak masuk kedalam pompa sampai ke penyemprot bahan bakar. Karena jika kotoran tersebut samapi masuk ke dalam penyemprot bahan bakar akan menyebabkan tersumbatnya aliran bahan bakar sehingga mengganggu performa mesin dan membuat kerusakan pada mesin itu sendiri. Pompa penyalur menyalurkan bahan bakar dari tangki ke pompa tekanan tinggi agar selalu terisi bakar dalam segala keadaan. Besarnya tekanan harus lebih besar dari tekanan atmosfer di sekitarnya untuk mencegah masuknya udara jika terjadi kebocoran. Karena udara dapat mengganggu besarnya aliran bahan bakar. Dari ketiganya sistem tersebut mempergunakan pompa tekanan tinggi, tetapi terdapat perbedaan fungsinya. Sistem pompa pribadi menggunakan satu pompa yang daya penggeraknya menggunakan daya yang diambil dari daya yang dihasilkan sendiri. Sistem distribusi dan akumulator masing-masing menggunakan satu pompa. Pada sistem distribusi pompa berfungsi mengalirkan bahan bakar bertekanan tinggi masuk ke distributor atau alat pembagi bahan bakar di setiap penyemprotan. Sedang pada sistem akumulator berfungsi mengalirkan bahan bakar masuk ke dalam akumulator yang dilengkapi katup pengatur tekanan sehingga dapat mengalir kostan. Apabila tekanannya lebihbesar maka katup akan terbuka dan bahan bakar akan mengalir kembali kedalam pipa penghisap dan akan diteruskan masuk kesilinder. Jumlah bahan bakar yang tersemprot ke dalam silinder harus habis terbakar sesuai dengan presentasenya. Tekanan penyemprot harus lebih besar dari tekanan udara karena besarnya tekanan juga diperlukan untuk memperoleh kecepatan bahan bakar yang masuk ke silinder. Komponen penyemprot yang mengatur pancaran bahan bakar dinamakan nosel. Nosel sendiri ada dua jenis, yaitu nosel katup jarum dan nosel pasak. Perbedaan nya yaitu jika noselkatupjarupm ujungnya berbentuk kerucut sedangkan nosel pasak berbentuk selubung kerucut. Setelah sampai ke silinder bahan bakar akan terbakar sebelum torak mencapai TMA bahan bakar akan disemprotkan dan segera menguap dan bercampur udara yang bertemperatur tinggi. Jumlah penyemprotan bahan bakar yang optimum bergantung pada cara pembentukan campuran serta kecepatan dan beban yang ada dimesin tersebut. Jadi semakin tinggi kecepatan dan beban konsumsi bahan bakar akan semakin banyak dan semakin boros. Jadi temperatur mesin akan menjadi semakin panas. Waktu yang dibutuhkan saat pencampuran bahan bakar dengan udara sangatlah singkat. Oleh karena itu kecepatan motor diesel belum bisa menyamai kecepatan motor bensih. Karena di motor bensin pencampuran bahan bakar dengan udara terjadi saat masih di karburator . Sehingga kecepatan yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar semakin tinggi. Jika bahan bakar mesn bensin diukur dari besarnya bilangan oktannya, jadi semakin besar nilai oktannya kwalitas bahan bakar tersebut akan semakin baik dan semakin ramah terhadap mesin penggunannya. Maka mesin diesel diukur dari bilangan setananya. Sama dengan kwalitas bahan bakar mesin bensin jika smakin besar nilai setananya maka semakin tinggi kwalitas bahan bakar tersebut. Nilai setana bahan bakar motor diesel yangdiperdagangan saat ini berkisar antara 35-55. Jadi motor diesel yang mempunyai kecepatan tinggi di baiknya untuk menggunakan bahan bakar yang nilai setananya tinggi untuk memperoleh pembakaran yan sempurna dan kinerja mesin akan semakin maksimal. Untuk memperoleh proses pembakaran yang sebaik-baiknya, disamping menyerderhanakan sistem bahan bakar, konstruksi ruang bahan bakar perlu disempurnakan. Jenis ruang bakar yang digunakan motor diesel antara lain: 1. ruang bakar terbuka 2. ruang bakar kamar terbuka 3. ruang bakar turbulen 4. ruang bakar lanova Konstruksi ruang bakar terbuka termasuk yang paling sederhana. Meski demikian tugasnya sangat berat sebab disamping menyemprotkan bahan bakar harus mendistribusikan bahan bakar untuk mendapatkan campuran bahan bakar dengan udara yag merata. Partikel bahan bakar harus dapat menerobos lapisan udara yang padat . Karena itu ruang bakar terbuka sangat cocok untuk mesin diesel kecepatan diesel. Ruang bakar kamar terbuka terdiri atas dua bagian yaitu kamar muka dan ruang bakar utama. Kedua ruang tersebut dipisahkan beberapa saluran sempit. Menjelang akhir langkah kompresi bahan bakar mulai disemprotkan kedalam kamar muka. Sehingga kenaikan tekanan yang cukup besar berakibat bahan bakar menyemburkan kedalam ruang bakar utama dengan kecepatan tinggi, bersama dengan bahan bakar yang belum terbakar sempurna. Kerugian saat menyalakan mesin dalam keadaan dingin merupakan gejala yang sangat menyebalkan. Dalam keadaaan dingin mesin kadang sulit untuk dihidupkan. Karena perpindahan kalor dari udara ke dindng bakar yang relatif masih dingin sehingga udara tidak bisa membakar bahan bakar. Hal ini dapat diatasi dengan dengan jalan memanaskan terlebih dahulu kamar muka dengan alat pemanas khusus. Apabila mesin sudah bekerja, berangsur kamar dinding muka menjadi panas dan proses pembakaran akan berlangsung lebih baik. Ruang bakar turbulen, ruang ini terdiri dari dua bagian . Pada langkah kompresi, udara dipaksa masuk kedalam ruang bakar tersebut sehingga terjadi gerakan udara berputar-putar. Perputaran udara tersebut membantu proses pencampuran bahan bakar debgan udara. Sehingga ruang bakar turbulen motor diesel tidah membutuhkan tenakan yang tinggi. Sebab diruangan ini suruh dihasilkan perputaran udara yang besar. Motor diesel dengan ruang bakar turbulen memerlukan alat pemanas ruang turbulen. Tetapi jika mesin sudah bekerja secara baik alat pemanas ini tidak diperlukan lagi. Semakin panas dinding kamar turbulen makin cepat pula periode pembakarannya ( bahan bakar ). Dan perputaran udara yang kencangmenyebabkan pula semakin singkatnya periode pembakarannya. Ruang bakar lenova.Prinsip kerja ruang ini hampir sama dengan apa yang terjadi di ruang bakar muka. Dikontruksinya berbeda pada letak posisi penyemprot. Yaitu tidak berada di dalam ruang tersebut tetapi berada di luar ruangan berkebaliakan dengan ruang bakar muka. Letak penyemprot dari ruang Lenova yang berhadapan dengan lubang ruang Lenova . Sekitar 60 % sisa bahan bakar yang disemprotkan akan masuk ke dalam ruang Lenova. Ruang lenova sendri terdiri atas dua bagian,yaitu ruang Lenova besar dan ruang Lenova kecil. Proses pertama terjadi di ruang besar, sementara proses penyemprotan masih terjadi, terjadilah pembakaran di dala ruang Lenova kecil. Karena terjadi kenaikan tekanan bahan bakar yang belum sempurna terbakar tadi akan tersembur ke luar dari penyemprot. Maka akan terjadi proses pencampuran lagi . Jadi jika dibandingakan dengan ruang bakar muka, ruang bakar Lenova lebih hemat. Disamping itu perbandingan kompresi yang lebih kecil maka tidak dijumpai kesulitan untuk menghidukannya. Tetapi yang harus digaris bawahi 60% bahan bakar yang disemprotkan harus masuk ke dalam ruang Lenova. Diantara empat jenis ruang bakar ruang bakar terbuka, ruang bakar kamar terbuka, ruang bakar turbulen dan ruang bakar lanova motor diesel dengan ruang bakar muka lebih hemat. Karena konstruksi ruang bakar terbuka lebih sederhana. Dan cocok untuk mesin diesel yang mempunyai kecepatan tidak terlalu tinggi. Dengan kompresi yang tinggi mesin diesl lebih efisien dari mesin bensin. Karena perbandingan rosio kompresi mesin diesel dan mesin bensin antara 7:1 sampai 13:1. Namun untuk segi kecepatan motor bensin lebih besar dibanding motor diesel. Sebab bensin disemprotkan kedalam ruang bakar yang berkompresi rendah atau sedang dan kemudian tekanan piston membuat kompresi semakin tinggi dan dibantu oleh busi maka menghasilkan ledakan tenaga untuk menggerakkan kendaraan. Sumber : Arismunandar, wiranto.(1983).motor bakar torak, Bandung:ITB http://id.wikipedia.org/wiki/Mesin_pembakaran_dalam


In: Uncategorised
Permalink : mesin pembakaran dalam : Diesel
Comments: 0
Viewed 5381 times.

Make a comment

*
Smilies
*
Enter the code shown. 

My links

Archives

«July 2014  
SunMonTueWedThuFriSat
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Sponsored Links

Search



Free blog for humans.